-
-
Adhib, Destri, Affan
-
-
Khalis, Sandra
Howdy, kisah perjalanan berlanjut ketika aku sama temen-temen kantorku nonton Clash of The Titans.
Lihat poto-potonya?
Ada yang aneh?
Ada bukan?
Jangan bilang kalau tidak melihat sesuatu yang aneh hahahaha..
Gak liat ya?
…
Walaupun aku tidak memungkiri bahwa temen-temen kantorku memang aneh-aneh (baca : unik dan istimewa :p).
Tapi yang aneh : Aku tidak ada di poto itu wkwkwkwwkwk… (padahal menurutku aku terkena sindrom narsis akut
jadi aneh loh kalo ga ada aku di poto itu).
Napa bisa gitu : Yah, simple saja, karena mereka cowok-cowok yang gak hobi potret-potret di restoran Hoka-Hoka Bento, jadinya akulah yang paling cantik n motret-motret mereka hehehe.. (yang perempuan di kantor yang mau ikutan cuma aku T___T huhuhuhu..).
Cerita ini tidak lengkap kalo gak disertai review filmnya:
- Berangkatnya : Bingung ke FX apa Semanggi, ruwet, ujung-ujungnya Semanggi.
- Aku naik metromini duluan, para lelaki ketinggalan.
- Aku bayarin mereka duluan karena cepetan aku nyampenya : Dan sampai sana aku baru tahu kalo harganya dinaikin lima ribu karena besoknya libur (melongo bareng-bareng mode on).
- Dicegat pak satpam karena bawa makanan dari luar (n dimarahin Sandra napa makanannya ga ditaruh tas T___T), dan karena itu kita keluar lagi abisin kentang goreng di luar.
Rekaman pembicaraan kira-kira sebagai berikut :
Satpam : “Maaf mbak harus dititipkan”
Anis : “Hoo… Hmmm… Air putihnya juga?”
Anis : “Air putih aja kan gapapa ya Pak? (ngotot mode on)”
Satpan : (sambil senyum dan geleng-geleng kepala) “Gak boleh mbak harus dititipkan..”
Anis : (nitipin)
Sandra : “Napa ga dimasukin taaasss??”
Anis : “Lupa Ndra.. T__T”
Anis : “Aku beli juga buat kalian loh… Diabisin aja yuk di luar”
…
Anis : “Maaf Pak gak jadi, dihabiskan saja di luar”
Satpam : (ngambilin)
Anis cs : (ngabisin kentang goreng di luar)
Satpam : (ngeliatin kita)
Anis : (nyembunyiin botol air di tas
)
Kentang: (abis)
Wehehehe…
- Dapat kursi agak depan : Untung ga keseleo leher
- RATING : 3/10.. Terlalu sadis??!! 2/5 deh hahaha…
- Yang jadi pacarnya lakonnya mirip Cinta Laura (ini review dari mbak Upiek yang di lain waktu juga kecewa nonton ini)
- Pulangnya entah mengapa sepi taksi : Naik Kopaja
*end