Not my first yet

Baiklah….
Ga dapet hadiah
Ga dapet sejarah
Tapi paling engga aku dapet kenang2an

Alat pengukur tensi elektronik : 104/70
Mbak pengukur tensi : “Nanti bisa kembali setengah jam lagi, barangkali naik….”
Anis : “…”

*setengah jam kemudian (setelah makan bayam dan minum kopi loohhh….)

Mbak pengukur tensi : (mengambil alat yang manual)
Anis : “Loh kok ganti Mbak”
Mbak pengukur tensi : “Ini lebih akurat, tapi ya bedanya cuma sekitar 6″
Anis : “Hooo…”(barangkali tekanan darah eike bisa naik gitu)

Sunyi sesaat..

Mbak pengukur tensi : (ngulang dua kali)
Anis : (dalam hati) “Tanda-tanda ga bener ne..”
Mbak pengukur tensi : “90/60″
Anis : “…”
Anis : “Gak boleh ya mbak?”
Mbak pengukur tensi : “Gak boleh…”
Anis : “…”
Mbak pengukur tensi : “Mungkin bisa kembali setengah jam lagi”

Anis : “….”

Anis : “……………………………..”

*end (ga jadi blood donation)

Eksperimen bukan Eksperience

Tiba-tiba di suatu pagi di kantorku di hari ini.

Nopi : “Anis………!!!! Eksperimen, bukan eksperience….!!!!!”
Anis : “Hah…?”
Nopi : (nyuruh aku buka “sent item” ngeliat email yang baru aja kukirim)
Anis : “Iyaaaaaaaaaaa……………..!!!!!”

Mencoba sok ngomong eksperimen, akan tetapi jadinya eksperience!!! (lihat warna orange)

Maluuuuuuuuuuuuuuuu…………………………. Ada yang sadar gak yah selain Nopita??? >.< (menyesal napa gak memilih nulis “percobaan” saja dibanding “eksperimen”, paling tidak, nilai bahasa Indonesiaku di UAN dulu bagus huhuhuhu…..)

Ai bi ti

Baiklah, kuakui aku memang memiliki Javanese English pronounce…

Kalo ngomong SPA => SePA

Kalo ngomong Psychology => PesiKOLOGI

Terakhir salah nyebut PC (pi-si) dengan “pe se”

And gara-gara itu aku bisa diledekin abis-abisan (abis-abisan means bener-bener ABIS, muka seperti udang direbus, tertunduk malu dan hanya bisa berkata “hehehe..” atau “…”)  ama temen-temen Process T____T.

Suatu ketika….

Anis               : “Mas Ojan, tahu gak skornya I BE TE (mau ngomong IBT => INTERNET BASED TOEFL) berapa paling tingginya?”

Mas Ojan     : ” Hah??!! IBT apaan?”

Anis              : ” Itu loh… Internet Based Toefl..”

Mas Ojan    : “…”

Anis             : “…”

Mas Ojan   : ” Ooooh… AI BI TI (IBT)!!!”

Mbak Upiek, Novita, Mbak Citra, Mbak Ana : “Hwahahahahahahaahaahhaha…….”

Komentar setelahnya OUT OF THE RECORD.

*end

Dari bulu-bulu

Hari ini aku sesak napas, uhuk-uhuk.. Sulit sekali untuk bernapas. Dan dadaku terkadang sakit. Aku beranggapan bahwa itu karena aku salah tidur :p.

Sampai :

Anis :”Aku kok sesak napas yah”

Upiek :” Mungkin inimu kali (sambil memegang jaket wol ku yang berbulu-bulu)”

Anis : (baru nyadar kalo memakai jaket yang benar-benar berbulu-bulu dan bulu-bulu itu mungkin menyesakkanku, padahal udah mendiagnosa bahwa mungkin sesak napasku merupakan intreprestasi dari penyakit yang aneh-aneh T_______________T)

Anis : (melepas jaket)

Anis : (bebas dari sesak napas)

*end

BROWN COLOR on the deepest side of my bottle

This is a sad story….. :(

Pagi ini…
Botol minuman ku berwarna cokelat kekuningan di dasarnya. Hal itu kuketahui setelah pada pukul 7.15 WIB aku berada di pantry dan melihat dasar botol plastikku.

Baiklah….. Pasukan bersih-bersih siaaaaaaaaaaaaappp grak!!

Aku langsung menuju tempat mencuci piring dan mengambil “korok”, alat untuk mencuci sejenis botol-botolan gitu. Aku ukrek-ukrek (baca : korek-korek) dan cukuplah, coklat-coklat di dasar lumayan menghilang (walau gak seratus persen => dan aku berniat membeli botol yang baru :P ).

Aku mulai mengisi botol dengan air hangat. Hm…. DONE!!
Seperti biasanya, aktivitas pagiku kumulai dengan TPS (Teh Panas Sekali) yang pelan pelan kudiamkan hingga dia menurun suhunya. Menjadi hangat. Hm.. Enaknya disruput sambil dengerin musik jazz (walah ini ceritanya kerja apa nyante hahaha). Santai dunk sambil belajar.

Giliran teh hangatku di mug habis, seperti biasa pula, aku akan menghabiskan air di botol ku pelan-pelan. Hingga bila nanti menjelang senja, air di botolku sudah habis.

“Glek”, satu tegukan.

“Gleeeee…kkk”, dua tegukan.

Aku merasa ada yang aneh pada rasa airnya.

“Gleeekkk….”, kuteguk lagi.

Kira-kira EMPAT teguk habis, hanya untuk memastikan bahwa air yang kuminum mengandung sabun.

Wangi euy di mulutku. T_______T

*end

Pepaya muncrat

Anis             : “Mas jadi gimana tuh prinsip kerja pompa? Reciprocating pump yang  kayak di rumah-rumah itu loh!! (sambil ngunyah ngunyah pepaya)”

Mas Nyoto : “Hm… Bukannya yang di rumah-rumah itu centrifugal pump?”

Anis             : “Yang pake tangan mas, itu pake prinspir kerja piston yah?”

Mas Nyoto : “Ho…..”

Anis             : “Itu vacuum ga yah di dalemnya?”

Mas Nyoto : “Aku kurang mengerti itu vacum apa engga”

Anis             : (menggingit pepaya)

Pepaya        : “Crit…!!” (kena bajunya mas Nyoto tapi sampai akhir katanya ga tahu kalo kena bajunya (_ _)M pis)

Anis            : “………”

Mas Nyoto : “………”

Novita         : “………”

Novita         : ” Hahahahahahaha……….”